Skip to main content

Lucunya Bertanya Pada Jin Lewat Mediumisasi

Lucunya bertanya pada jin lewat mediumisasi. Bertanya pada jin penunggu suatu tempat atau yang mbahurekso suatu tempat atau jin yang tinggal di tempat tertentu cara termudahnya adalah dengan cara mediumisasi. Cara mediumisasi ini yaitu orang atau seseorang dijadikan medium atau wadah atau tempat dimana dirinya akan kehilangan kesadaran ketika jin yang dipanggil masuk kedalamtubuh orang yang jadi medium tersebut.



Ciri termudah untuk mengenali orang yang jadi medium tersebut telah kemasukan jin atau roh atau ruh tersebut adalah hilangnya kesadarn dirinya diganti dengan tingkah atau suara atau kelakuan yang tidak biasa dari orang yang jadi medium tersebut.

Yang sering terjadi adalah terdengar suara geraman dan tingkah orang yang jadi medium atau mediator tersebut dan juga cara berjalannya kebanyakan merangkak seperti binatang, atau meloncat-loncat seperti monyet dan tingkah laku aneh lainnya.

jin, mediumisasi, memanggil jin,memanggil arwahBanyak orang berharap banyak pada proses mediumisasi ini dan berharap dapat banyak keterangan dari mulut mediator namun kenyataan tersebut benar-benar hanya lelucon atau lawak berbau misteri. Tidak pernah ada jin atau roh yang dipanggil mau ngobrol lama-lama sehingga apa yang dia katakan selalu hanya beberapa kalimat dan tidak ada artinya.

Misalnya ketika ada jin rumah tua atau candi tua atau apapun yang tua yang dipanggil lewat mediumisasi, tidak ada satupun yang bisa memberikan keterangan yang panjang, misalnya kapan canti tersebut dibuat dan siapa yang membuat, dan semua keterangan tentang candi tersebut, tidak satupun yang bisa didapat dari mulut mediator.

Tidak pernah ada jin yang dipanggil terus memberi penjelasan tentang sesuatu dengan gamblang. Seolah ada sesuatu yang ditutup-tutupi yaitu kepalsuan. Kalau memang ada keterangan yang pas tentu akan mudah bagi para arkeolog dan para ahli sejarah untuk kembali menuliskan sejarah masa lalu yaitu dengan memanggil jin atau roh atau arwah atau apapun yang bisa dipanggil untuk bercerita dan menuliskan kembali sejarah dengan benar, tapi nyatanya tidak. Proses mediumisasi adalah proses yang penuh dengan kepalsuan dan lawak berbau misteri, pembodohan otak, dan pengikisan akidah.

Tidak usah marah-marah jika tulisan saya ini anda anggap tidak benar, tinggal buktikan saja kalau proses mediumisasi itu tidak ada gunanya. Membuang waktu. Tentu saja membuang waktu karena untuk bisa menjadi mediator tentu ada wiridan tertentu atau mengamalkan sesuatu yang bukan karena Allah semata tapi karena ilmu arwah tersebut atau supaya dirinya bisa dimasuki oleh jin dan sebansanya. Tentu saja ini sangat menyedihkan karena jin sudah jelas derajatnya, sebaik-baik jin adalah seburuk-buruk manusia. Bukannya saya menghina bangsa jin tapi kodrat mereka memang begitu dan kita diciptakan untuk mempunyai kedudukan yang lebih tinggi dari bangsa jin dan malaikat (jik mau).

Proses mediumisasi disamping membuang waktu yang jelas bisa juga mengikis akidah atau keimanan. Kita bisa jadi takut pada bangsa jin atau malah meminta bantuan pada mereka. Kalau meminta bantuan pada jin diperbolehkan tentu Nabi SAW sudah menggunakan jasa mereka untuk menghadapi musuh-mush islam.

Dalam proses mediumisasi jin yang dipanggil tentu saja akan dengan mudah berbohong dan siapa yang bisa menjamin jin tersebut akan berkata benar? Bahkan orang pintar atau dukunnyapun saya yakin tidak tahu apakah jin tersebut berkata benar atau berkata dusta.

Tayangan pemanggilan jin atau mediumisasi dan tayangan sebangsa dunia lain adalah tayangan luar biasa bego karena penonton percaya saja apa yang dikatakan oleh orang pintar atau orang yang mempunyai indera keenam,padahal penonton sama semakin tidak tahu sama sekali (bodoh). Tayangan semacam dunia lain adalah tayangan untuk orang-orang bodoh dan miskin akal dan iman.

Mending untuk beribadah atau mencari rejeki yang halal daripada nonton tayangan-tayangan yang tidak bermutu. Iman dapat, rejeki juga dapat. Dan kehidupan duniapun akan semakin indah.  Sekali lagi tidak ada manfaatnya menonton tayangan mediumisasi dan percaya-percaya yang mistik-mistik tersebut. Lebih baik waktunya digunakan untuk belajar apa kek yang bisa membawa kebaikan dunia dan akhirat.

Belajar mistik itu sakit, Bro. Sakit didunia dan sakit di akhirat. Di dunia sakit karena mengamalkan ritual yang bikin lapar dan menjurus pada kemusryikan. Di akhirat juga sakit karena musyrik itu area yang tidak pernah ada maafnya dari Allah. Minimal Allah akan bertanya apa manfaat dari memanggil atau mediumisasi memanggil jin-jin tersebut.

Yang suka atau tidak suka silahkan berkomentar atau menghujat.

Comments

  1. Replies
    1. tdak setuju.. perkataan jin memang tdak bisa langsung dipercaya... untuk kebenarannya kitta kembali masuk ke alquran dan alhadis apakah perkataan mere benar atau salah.. mediumisasi juga sebagai bukti bahwa makhluk halus itu ada dan hanya orang orang yg beriman yg tak bisa mereka ganggu. membuktikan bahwa slama ini apa yg menjadi keyakinan nah ada roh gentayangan ternyata hanya jin yg merubah wujud

      Delete
  2. betul mas Arsad, kadang sy kesal jg pada sang guru ( supranatural ) seakan yg hadir adalah ruh org yg sdh meninggal dan percaya lagi, bhw dia mati di bunuh dah jlas sdg komunikasi dgn Jin

    ReplyDelete
  3. tul..betul......, lebih baik pikirin cara korupsi yang dapat bikin kaya mendadak.......good luck..!

    ReplyDelete
  4. Bagaimana dg mediumisasi dg qorin ???

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Rahasia Mujarobat Dan Silahul Mukmin

Dari kecil saya sudah terbiasa  dengan buku mujarobat, silahul mukmin dan buku-buku ilmu kesaktian lainnya yang memang banyak dijual bebas dikaki lima. Pertanyaannya adalah benarkah buku-buku itu bisa membuat orang sakti atau bisa membuat sakti? Dan apakah tidak ada efek atau akibatnya mengamalkan mujarobat, mantra dan ilmu dari buku silahulmukmin?

Pengawal Gaib Jokowi JK

Sara Wijayanto, istri demian mengatakan bahwa ketika pawai setelah pelantikan, ada pengawal gaib Jokowi JK yang berpakaian seperti jaman kerajaan. Mereka seperti para prajurit kerajaan baik pakaian maupun senjata mereka. Siapa mereka sebenarnya? Siapa pengawal gaib Jokowi dan JK?

Sebenarnya fenomena pengawal gaib yang berbentuk prajurit adalah yang biasa, bukan hanya terjadi pada pawai Jokowi Jk saja namun bisa terjadi pada siapa saja. Bukan hanya pada orang prajurit-prajurit gaib tersebut ada bahkan pada rumah atau bangunan atau tempat tertetentu. Mengapa pengawal gaib tersebut bisa ada?

Kalau Sara Wijayanto bilang hal tersebut adalah bentuk ridho atau persetujuan leluhur namun menurut saya tidak begitu. Sedikit pengalaman ketika dulu sering dimintai membuang makhluk-makhluk gaib (sekarang sudah tobat) dari rumah atau bangunan angker atau melihat dari orang yang memang ada penjaganya.

Para penjaga gaib yang berbentuk prajurit tersebut terjadi karena memang didatangkan oleh orang yang…

Jika Indra Keenam Terbuka

Indra keenam atau sixth sense didalam maupun luar negeri sangat menarik perhatian. Saking menariknya film sixth sense yang dibintangi oleh Bruce Willis meraih box office walaupun  bukan film bergenre action.